Sebuah mimpi lama yang diidamkan untuk terlibat dalam aksi kemanusiaan akhirnya terwujud. Ruhani Nitiyudo, CEO Antheia Project, dengan bangga menyampaikan kebahagiaannya setelah resmi dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Kehormatan PMI Kabupaten Kepulauan Seribu masa bakti 2025-2027. Baginya, ini adalah langkah awal untuk mendedikasikan diri sepenuhnya bagi kemanusiaan.
Dalam acara pengukuhan yang berlangsung khidmat, Ruhani membagikan kisah panjangnya. Ia mengaku sudah lama tertarik pada gerakan relawan kemanusiaan, namun baru saat ini mendapatkan kesempatan untuk terjun langsung dan berkontribusi secara aktif.
“Sejak lama saya ingin terlibat dalam aksi kemanusiaan bersama PMI. Ini bukan sekadar keinginan, melainkan sebuah panggilan hati yang terus menggelora,” ujar Ruhani dengan mata berbinar, penuh syukur.
Sebagai seorang CEO di bidang keped, Ruhani melihat adanya keterhubungan antara dunianya dengan gerakan kemanusiaan. Ia percaya bahwa pelayanan yang tulus kepada sesama adalah fondasi dari setiap keberhasilan, termasuk dalam dunia usaha.
“Saya mencintai gerakan relawan kemanusiaan. Di Antheia Project, kami belajar untuk melayani. Di PMI, saya belajar untuk mengabdi. Keduanya adalah dua sisi dari mata uang yang sama, yaitu kebaikan,” tambahnya.
Kebahagiaannya menjadi bagian dari PMI Kepulauan Seribu terlihat dari antusiasmenya saat berbincang dengan para relawan dan pengurus. Ia mengaku sangat terkesan dengan semangat dan dedikasi yang ditunjukkan oleh tim di lapangan.
“Saya sangat bahagia impiannya terwujud dan saat ini menjadi bagian penting di PMI Kepulauan Seribu. Melihat langsung semangat para relawan yang berjuang di tengah keterbatasan geografis, saya merasa berada di tempat yang tepat,” ujarnya.
Ruhani tidak hanya ingin menjadi simbol. Ia berkomitmen untuk turun langsung, berinteraksi, dan memahami tantangan nyata yang dihadapi oleh masyarakat dan relawan di Kepulauan Seribu.
“Ini bukan sekadar jabatan. Ini adalah amanah yang harus saya jalankan dengan penuh tanggung jawab. Saya ingin belajar dari bumi, dari mereka yang setiap hari berada di garis terdepan,” katanya.
Sebagai Ketua Dewan Kehormatan, ia berencana untuk memanfaatkan jaringan dan pengalamannya di dunia usaha untuk mendukung berbagai program PMI, terutama dalam hal penggalangan dana dan peningkatan kapasitas relawan.
“Saya ingin mendedikasikan diri untuk kemanusiaan di wilayah kepulauan di DKI Jakarta ini. Ada banyak potensi yang bisa kita kembangkan bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya inovasi dalam pelayanan kemanusiaan. Menurutnya, tantangan geografis Kepulauan Seribu membutuhkan solusi-solusi kreatif dan adaptif agar bantuan dapat sampai dengan tepat sasaran dan tepat waktu.
“Kita harus berpikir out of the box. Bagaimana cara logistik lebih efisien? Bagaimana komunikasi di pulau-pulau terpencil tetap berjalan? Ini adalah tantangan yang saya ingin pecahkan bersama,” ucap Ruhani.
Di akhir perbincangannya, ia mengajak seluruh pihak untuk bersatu padu. Ia percaya bahwa dengan kebersamaan, setiap hambatan dapat diatasi, dan setiap program kemanusiaan akan memberikan dampak yang lebih besar.
“PMI adalah rumah kita bersama. Mari kita jadikan organisasi ini sebagai wadah untuk menyalurkan kebaikan, tanpa memandang latar belakang,” ajaknya.
Kehadiran Ruhani Nitiyudo diharapkan dapat memberikan energi baru dan membawa PMI Kepulauan Seribu ke level yang lebih tinggi, terutama dalam hal kolaborasi dan inovasi program demi kesejahteraan seluruh masyarakat Kepulauan Seribu.
Kontak Media: Humas PMI Kepulauan Seribu Website: pmikepulauanseribu.or.id Instagram: @pmiseribu Facebook: @pmiseribu Email: pmiseribu@gmail.com WhatsApp: +62 857-7409-6853 (Nages Bastiansyah)



