Abdurrahman adalah sosok pendidik dan pegiat kemanusiaan yang telah lama mengabdikan diri di Kepulauan Seribu. Ia mulai bergabung dengan PMI pada tahun 2011, berawal dari perannya sebagai guru pembina Palang Merah Remaja (PMR) di MTsN 26 Kepulauan Seribu dan MAN 1 Kampus B. Melalui kegiatan pembinaan tersebut, ia ikut menanamkan nilai kepedulian, kedisiplinan, dan kesiapsiagaan kepada generasi muda di wilayah kepulauan.
Komitmennya dalam membina relawan muda menjadikan Abdurrahman dikenal sebagai figur yang berdedikasi, sabar, dan mampu membangun hubungan baik dengan peserta didik maupun masyarakat. Pengabdiannya kemudian semakin berkembang ketika ia dipercaya menjadi pengurus PMI Kabupaten Kepulauan Seribu selama dua periode, yakni periode 2017–2022 dan 2022–2027. Dalam kepengurusan tersebut, ia berperan aktif dalam berbagai kegiatan kemanusiaan, mulai dari edukasi kebencanaan, koordinasi relawan, hingga dukungan layanan sosial di tingkat pulau.
Selain aktif di PMI, Abdurrahman juga menjalankan tugas profesinya sebagai tenaga pendidik. Saat ini ia menjabat sebagai Kepala MTsN 26 Pulau Harapan, sebuah amanah yang dijalankannya dengan penuh tanggung jawab dan komitmen. Latar belakangnya sebagai pendidik memperkuat kontribusinya di PMI, terutama dalam membangun jejaring sekolah dan mengembangkan kapasitas PMR sebagai ujung tombak pembinaan generasi muda.
Dikenal berkarakter agamis, rendah hati, dan memiliki tingkat kepedulian yang tinggi, Abdurrahman menjadi salah satu figur penting dalam menguatkan peran PMI di Kepulauan Seribu. Pengabdiannya mencerminkan semangat untuk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat, baik melalui jalur pendidikan maupun aksi kemanusiaan.



