PULAU KELAPA – Dalam rangka mitigasi dampak bencana banjir rob yang terjadi sejak awal pekan ini, Palang Merah Indonesia (PMI) Kepulauan Seribu menyalurkan bantuan logistik berupa makanan siap saji kepada warga di Kelurahan Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu. Kegiatan ini merupakan bentuk respons cepat organisasi kemanusiaan dalam membantu masyarakat yang terdampak.
Berdasarkan data di lapangan, sekitar 200 kepala keluarga terdampak akibat kenaikan permukaan air laut yang menggenangi pemukiman dengan ketinggian rata-rata 20 hingga 30 sentimeter. Kondisi ini secara signifikan menghambat mobilitas dan aktivitas ekonomi warga, sehingga bantuan pangan menjadi kebutuhan yang sangat mendesak.
Penyerahan bantuan dilaksanakan secara langsung oleh Pengurus PMI Kepulauan Seribu, Abdurrahman, didampingi oleh sejumlah relawan yang telah terlatih. Proses distribusi dilakukan secara door-to-door untuk memastikan bantuan dapat tepat sasaran dan merata kepada seluruh warga yang membutuhkan.

Abdurrahman menyatakan bahwa kesiapsiagaan adalah kunci utama dalam penanggulangan bencana. “Sebagai organisasi yang bergerak di bidang kemanusiaan, kami memiliki komitmen untuk hadir secepat mungkin di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Bantuan ini adalah wujud nyata dari prinsip kemanusiaan yang kami anut,” ujarnya.
Respons cepat yang dilakukan oleh PMI Kepulauan Seribu mendapat apresiasi positif dari pemerintah setempat. Lurah Pulau Kelapa, Ardiansyah, S.STP, menyampaikan terima kasih atas kepedulian dan kolaborasi yang terjalin dengan baik.

“Atas nama pemerintah dan seluruh warga Kelurahan Pulau Kelapa, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PMI Kepulauan Seribu. Bantuan ini sangat membantu meringankan beban warga kami. Sinergi antara pemerintah dan organisasi kemanusiaan seperti PMI merupakan fondasi yang kuat dalam penanggulangan bencana di tingkat wilayah,” jelas Ardiansyah.
PMI Kepulauan Seribu akan terus memantau kondisi terkini di lokasi dan siap untuk menyalurkan bantuan tambahan jika dibutuhkan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pemerintah daerah serta aparat terkait untuk menjaga keselamatan bersama.



